Showing posts with label pendidikan. Show all posts
Showing posts with label pendidikan. Show all posts

Saturday, March 7, 2015

Kebutuhan dan Keinginan dalam Kegiatan Pemasaran

Kebutuhan dan Keinginan dalam Kegiatan Pemasaran

Kebutuhan dan keinginan langganan/ konsumen juga merupakan hal yang sangat penting diketahui oleh suatu perusahaan yang menerapkan konsep pemasaran. Untuk keberhasilan perusahaan, semua kegiatan pemasaran yang dilakukan harus diarahkan untuk memberikan kepuasan bagi pemenuhan kebutuhan dan keinginan langganan/ konsumen, sebagai sasaran pemasaran.
Seperti diketahui, kebutuhan dan keinginan langganan/ konsumen mempunyai keanekaragaman serta mempunyai banyak tingkatan pula. Oleh karena itu, di dalam melaksanakan konsep pemasaran perusahaan yang berorientasi kepada konsumen tidaklah semata-mata berusaha memenuhi kebutuhan dan keinginan langganan pada tingkat biaya seberapapun, sehingga merugikan perusahaan. Dalam pelaksanaan konsep pemasaran ini, yang penting adalah tidak hanya sekedar ingin menyenangkan para langganan/ konsumen, tetapi harus lebih dari itu, yaitu harus mampu memberikan alat bagi pemecahan masalah yang dihadapi oleh para langganan/ konsumen.

Wednesday, December 17, 2014

Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI)

Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI)

Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan
Ekonomi Indonesia (MP3EI)

Mempertimbangkan berbagai potensi dan keunggulan yang dimiliki, serta tantangan pembangunan yang harus dihadapi, Indonesia memerlukan suatu transformasi ekonomi berupa percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi menuju negara maju sehingga Indonesia dapat meningkatkan daya saing sekaligus mewujudkan kesejahteraan untuk seluruh rakyat Indonesia.
Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) merupakan langkah awal untuk mendorong Indonesia menjadi negara maju dan termasuk 10 (sepuluh) negara besar di dunia pada tahun 2025 melalui pertumbuhan ekonomi tinggi yang inklusif, berkeadilan dan berkelanjutan. Untuk mencapai hal tersebut, diharapkan pertumbuhan ekonomi riil rata-rata sekitar 7-9 persen per tahun secara berkelanjutan.

Thursday, December 11, 2014

Kebijakan Ekonomi dalam Negeri

Kebijakan Ekonomi dalam Negeri



A.    Kebijakan Harga dan Peranan Pemerintah
Pemerintah sebagai salah satu pelaku ekonomi (rumah tangga pemerintah), memiliki fungsi penting dalam perekonomian yaitu berfungsi sebagai stabilitas, alokasi, dan distribusi. Adapun penjelasan dari fungsi tersebut adalah:
1)      Fungsi Stabilitas
Adalah fungsi pemerintah dalam menciptakan kestabilitasa ekonomi, sosial, politik, hukum, pertahanan dan keamanan.
2)      Fungsi Alokasi
Adalah fungsi pemerintah sebagai penyedia barang dan jasa publik seperti pembangunan jalan raya, gedung sekolah, penyediaan fasilitas penerangan, dan telepon.
3)      Fungsi Distribusi
Adalah fungsi pemerintah dalam pemerataan atau distribusi pendapatan masyarakat.

Monday, November 24, 2014

INDUSTRI SUBSITUSI IMPOR

INDUSTRI SUBSITUSI IMPOR


A.    TIMBULNYA PENGERTIAN SUBSITUSI IMPOR
Pemerintah di Negara berkembang telah bertekad untuk mendorong dan memajukan industrilisasi di negaranya, karena Negara berkembang ini yakin bahwa dengan industrilisasi ini, dapat menaikkan taraf hidup rakyatnya. Sehingga pembangunan ekonomi di Negara berkembang dengan industrilisasi ini, sudah merupakan strategi dalam pembangunan ekonominya.
Industrilisasi tersebut meliputi berbagai cara diantaranya yakni:
1.      Subsitusi impor yang dimasudkan supaya banyak barang-barang baru yang di hasilkan didalam negeri yang semula di impor.
2.      Diversifikasi ekspor yang dimaksudkan akan memperbanyak macam barang yang diekspor.
Negara-negara berkembang dalam menyelenggarakan pembangunan ekonomi terutama industrilisasi  ini, Negara berkembang membutuhkan valuta asing atau devisa yang banyak untuk mengimpor barng-barang capital dari ngara yang telah maju industrinya. Sumber-sumber devisa antara lain:

Saturday, November 22, 2014

Pasal Penghasilan Pasal 15

Pasal Penghasilan Pasal 15


Norma Penghitungan Khusus untuk menghitung penghasilan netto dari Wajib Pajak tertentu yang tidak dapat dihitung berdasarkan ketentuan Pasal 16 ayat (1) atau ayat (3) ditetapkan Menteri Keuangan.
Pajak Penghasilan yang dikenakan Atas penghasilan yang diterima atau diperoleh oleh Wajib Pajak Tertentu, yaitu :
Pajak Penghasilan Final (PPh Final)

Pajak Penghasilan Final (PPh Final)


Pajak Penghasilan Final (PPh Final) adalah pajak yang dikenakan dengan tarif dan dasar pengenaan pajak tertentu atas penghasilan yang diterima atau diperoleh selama tahun berjalan. Pembayaran, pemotongan atau pemungutan Pajak Penghasilan Final (PPh Final) yang dipotong pihak lain maupun yang disetor sendiri bukan merupakan pembayaran dimuka atas PPh terutang akan tetapi merupakan pelunasan PPh terutang atas penghasilan tersebut, sehingga wajib pajak dianggap telah melakukan pelunasan kewajiban pajaknya.
Pengenaan PPh secara final mengandung arti bahwa atas penghasilan yang diterima atau diperoleh akan dikenakan PPh dengan tarif tertentu dan dasar pengenaan pajak tertentu pada saat penghasilan tersebut diterima atau diperoleh. PPh yang dikenakan, baik yang dipotong fihak lain maupun yang disetor sendiri, bukan merupakan pembayaran di muka atas PPh terutang tetapi sudah langsung melunasi PPh terutang untuk penghasilan tersebut. Dengan demikian, penghasilan yang dikenakan PPh final ini tidak akan dihitung lagi PPh nya di SPT Tahunan untuk dikenakan tarif umum bersama-sama dengan penghasilan lainnya. Begitu juga, PPh yang sudah dipotong atau dibayar tersebut juga bukan merupakan kredit pajak di SPT Tahunan.

Tuesday, November 18, 2014

Pajak Penghasilan pasal 25 (setengah jadi belum full version)

Pajak Penghasilan pasal 25 (setengah jadi belum full version)


Pengertian PPh Pasal 25 adalah :
Besarnya angsuran pajak penghasilan dalam tahun pajak berjalan yang harus dibayar sendiri oleh Wajib Pajak Orang Pribadi maupun Wajib Pajak Badan untuk setiap bulan.
Angsuran Pajak PPh Pasal 25 dibayarkan setiap bulan paling lambat tanggal 15 bulan berikut, dan dilaporkan ke Kantor Pelayanan Pajak paling lambat tanggal 20 bulan berikut.
Contoh :
Untuk masa pajak Januari 2012, maka angsuran PPh Pasal 25 disetor paling lambat tanggal 15 Pebruari 2012 dan dilaporkan paling lambat tanggal 20 Pebruari 2012
Perhitungan Angsuran  Pajak PPh  Pasal 25 berasal dari SPT Tahunan PPh Orang Pribadi dan SPT Tahunan PPh Badan atau data lainnya sesuai ketentuan yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pajak.

Monday, November 17, 2014

MASALAH-MASALAH PEMBANGUNAN EKONOMI

MASALAH-MASALAH PEMBANGUNAN EKONOMI



A.    TEKANAN PENDUDUK
Dalam masyarakat Eropa Barat terjadi beberapa hal :
1. Pada masa sebelum revolusi industri
Dalam masa ini kenaikan jumlah penduduk terjadi secara lamban dikarenakan adanya bencana alam maupun perang yang berkecamuk. Tingkat kematian dan kelahiran seimbang yaitu kedua-duanya tinggi.
2. Setelah revolusi industri ( perdamaian )
Setelah terjadinya perdamaian menyusul dengan baiknya sistem peraturan, perdagangan yang semakin lancar, bencana-bencana berkurang yang berpengaruh pada naiknya tingkat kematian karena urbanisasi. Yang akhirnya mengakibatkan kesehatan masyarakat tidak banyak diperhatikan.
3. Perbaikan dalam bidang ekonomi dan sosial
Perbaikan ini misalnya : larangan kerja bagi anak-anak dan perbaikan kesehatan, yang berdampak pada turunnya tingkat kematian dan kemudian menyusul turunnya tingkat kelahiran karena pengaruh dari perkembangan yang mengubah sikap-sikap manusia menjadi semakin rasionalistis yang terjadi secara perlahan-lahan.
4. Periode antara perang dunia I dan depresi ( 1930 )
Dalam periode ini terjadi pengangguran besar-besaran, maka mereka memandang bahwa tingkat kelahiran yang sudah rendah dianggapnya menjadi tinggi, sehingga terjadinya ketakutan, hal ini akan berpengaruh pada turunnya tingkat kelahiran.
5. Sesudah perang dunia berakhir
Karena kemajuan-kemajuan dibidang materi maka tingkat kelahiran akan naik kembali, sedang tingkat kematian tetap turun, sehingga jumlah penduduk mulai bertambah lagi secara drastis.

Sunday, November 16, 2014

Perhitungan Biaya Hidup

Perhitungan Biaya Hidup

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Pada 1968, George Best, European Footballer of the Year termuda dan pemenang the European Cup bersama Manchester United pada tahun yang sama, memperoleh 150 pound Inggris per minggu atau sekitar 293 dolar AS. Pada yang sama, George Best dianggap sebagai bintang dan orang yang berpenghasilan baik jika dibandingkan dengan pemain – pemain sepak bola profesonal sesamanya.
Kini, pemain bola rata – rata di Liga Premier Inggris memperoleh pendapatan jauh lebih banyak daripada yang diperoleh George Best pada 1968. Ryan Giggs, yang sekarang ini merupakan pemain yang paling lama bermain di Manchester United dan yang juga memenangkan the European Cup bersama MU pada 1999, memperoleh pendapatan sebesar 75.000 pound (US$38.462) pada 2004 atau 131 kali lebih banyak dari yang diperoleh George Best pada 1968. Pada awalnya, fakta ini mungkin membuat kita berfikir bahwa sepak bola telah menjadi semakin menguntungkan selama empat decade terakhir. Namun, sebagaimana yang diketahui oleh semua orang, harga – harga barang dan jasa juga telah naik selama ini. Pada 1968, harga karcis minimum untuk menonton tim kesayangan kita di Liga Sepak Bola Inggris kira – kira sebesar satu dolar AS. Untuk menonton Manchester United, kita sekarang harus membayar antara 59 dan 98 dolar AS. Karena harga – harga jauh lebih rendah pada era George Best daripada harga – harga pada masa kita sekarang, tidaklah jelas apakah George Best mengalami standar hidup yang lebih tinggi ataukah lebih rendah dibandingkan dengan pemain – pemain bola hari ini.
Sebelumnya, kita telah melihat bagaimana pakar ekonomi menggunakan Produk Domestik Bruto (Gross Domestic Product—GNP) untuk mengukur jumlah barang dan jasa yang diproduksi oleh perekonomIan. Pada bab ini pakar ekonomi mengkaji bagaimana mengukur keseluruhan biaya hidup. Untuk membandingkan upah George Best sebesar US$975 dengan upah – upah yang diterima pada masa sekarang ini, kita perlu mencari semacam cara untuk menjadikan angka – angka ini menjadi ukuran daya beli yang bermakna. Ini adalah pekerjaan ahli statistic yang disebut dengan indeks harga konsumsi(IHK – consumer price index, [CPI’]). Setelah melihat bagaimana indeks harga konsumen dibentuk, kita akan membahas bagaimana kita dapat menggunakan indeks harga ini untuk membandingkan angka dolar dari masa – masa waktu yang berbeda.
Indeks harga konsumen digunakan untuk mengamati perubahan dalam biaya hidup sepanjang waktu. Ketika indeks harga konsumen naik, keluarga biasa harus menghabiskan pengeluaran yang lebih banyak untuk menjaga standar hidup yang sama. Pakar ekonomi menggunakan istilah inflasi untuk menggambarkan istilah  situasi saat tingkat harga perekonomian secara keseluruhan meningkat. Laju inflasi adalah perubahan persentase pada tingkat harga dari periode sebelumnya.
PERAN PANCASILA BAGI PROFESI GURU

PERAN PANCASILA BAGI PROFESI GURU


 A.  HUBUNGAN TUGAS GURU SEBAGAI PENDIDIK DAN APARATUR  NEGARA DENGAN NILAI MORAL PANCAASILA
Pendidikan merupakan salah satu aspek kehidupan manusia yang merupakan usaha manusia untuk menjembatani individu yang baru lahir dengan masyarakat lingkungannya. Makin maju dan berkembangnya satu masyarakat maka jarak antara individu yang baru lahir dengan masyarakatnya menjadi semakin jauh, sehingga diperlukan usaha yang lebih tangguh untuk menjebataninya. Usaha untuk menjembatani jarak inilah disebut pendidikan pada umumnya. Pendidikan di Indonesia merupakan upaya bangsa Indonesia dalam membantu pertumbuhan anak/peserta didik yang pada hakekatnya adalah :
- Usaha sadar untuk mengembangkan kemampuan peserta didik, berupa kegiatan bimbingan, pengajaran dan pelatihan bagi perannya dimasa yang akan datang.
-Merupakan budaya untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia.
-Pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan berlangsung seumur hidup

Saturday, November 15, 2014

Ekonomi Pembangunan

Ekonomi Pembangunan


A.    Aliran Klasik
Aliran klasik muncul pada akhir abad ke-18 dan permulaan abad ke 19 yaitu dimasa revolusi industri yang merupakan awal bagi adanya perkembangan ekonomi. Pada waktu itu aliran ekonomi yang sedang berkembang adalah sistem liberal dan menurut aliran klasik ekonomi liberal itu disebabkan oleh adanya kemajuan dalam bidang teknologi dan peningkatan jumlah penduduk. Kemajuan teknologi tergantung pada pertumbuhan kapital.
Kecepatan pertumbuhan kapital tergantung pada tinggi rendahnya tingkat keuntungan, sedangkan tingkat keuntungan ini tergantantung pada sumber daya alam. Aliran klasik juga mengalami perkembangan dari beberapa pengamat aliran klasik, diantaranya Adam Smith, David Ricardo, dan Thomas Robert Malthus.